Rabu, 11 September 2013

Vitamin D dari Sinar Matahari?

Vitamin D bersumber dari sinar matahari
Yah, pernyataan tersebut sudah tidak asing kita dengar di kalangan masyarakat. Namun tahukah Anda pernyataan tersebut salah? Dari manakah vitamin D itu dapat diperoleh? Apakah dengan berjemur di bawah sinar matahari pagi dapat mencukupi kebutuhan vitamin D tubuh kita?

Vitamin D adalah suatu senyawa bahkan beberapa literatur menggolongkannya menjadi suatu hormon calcitrol manusia yang fungsi utamanya adalah untuk mencegah penurunan fungsi tulang atau osteoporosis dan dapat mencegah timbulnya penyakit-penyakit yang terjadi karena penghalangan penyerapan fosfor dan kalsium. Selain itu, vitamin D juga berfungsi untuk mencegah berbagai macam kanker, penyakit jantung, multiple sklerosis, penurunan daya ingat dan berbagai gangguan penyakit yang terkait.

Apa peran sinar matahari?
Vitamin D salah satunya dapat diperoleh dengan cara berjemur di bawah sinar matahari pagi pada jam 6 hingga jam 9 pagi selama minimal 10 menit. Lebih dari 90% kebutuhan vitamin D diperoleh dari bantuan sinar matahari. Menurut pengamatan dari Holick, Vitamin D Deficiency dalam jurnal New England Journal of Medicine, dengan terpapar sinar matahari pagi selama 10-15 menit dapat mencukupi kebutuhan vitamin D sebanyak 3.000-20.000 IU. Ternyata radiasi UVB (290-315 nm) dapat membantu pembentukan vitamin D dalam tubuh. Pada saat terpapar sinar matahari, 7-dehydrocholesterol (7-DHC) yang terdapat pada epidermis kulit akan menyerap UVB dan berubah menjadi previtamin D3 (preD3). Senyawa ini akan mengalami metabolisme di hati oleh vitamin D 25-hydroxylase (25-OHase) menjadi vitamin D 25(OH)D3 yang akhirnya disebut vitamin D. Vitamin D ini akan bersirkulasi dan dimetabolisme selanjutnya di ginjal menjadi 1,25(OH)2D yang menstimulus produksi PTH yang bekerja untuk meningkatkan reabsorpsi kalsium di ginjal, serta meregulasi pertumbuhan sel. Dengan kata yang lebih sederhana, vitamin D terbentuk dengan memerlukan radiasi UVB dari sinar matahari pada pagi hari.

Sumber Vitamin D?
Selain itu, ada lagi cara untuk memenuhi vitamin D tubuh yang berasal dari makanan kita. Yaitu ikan salmon (360 IU/3,5 ons), ikan air tawar sumber vitamin D3 yang baik, jamur, kuning telur (diperkirakan mengandung lebih dari 50 IU/telur), minyak hati ikan cod sumber vitamin D3 yang sangat baik, susu (100 IU/ 8 ons), roti dan sereal.

Faktanya vitamin D bukanlah berasal dari sinar matahari, tetapi vitamin D terbentuk dengan bantuan sinar matahari. Jadi, tidak ada alasan lagi menolak kulit Anda untuk menikmati hangatnya sinar matahari pagi dan beri kesempatan tubuh Anda untuk mencukupi kebutuhan vitamin D dengan tidak menggunakan tabir surya pada pagi hari. Ternyata selain sebagai penerang bumi, sinar matahari memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar