Sabtu, 29 Maret 2014

Apalah......


Ng, iyah ini tentang mereka. Aah, tidak tidak. Hmm, baiklaah. Sebenarnya aku tidak ingin membicarakan hal ini. Tapi entah ketika aku dilanda kegalauan, selalu terlintas masa itu. Mungkin bagi mereka biasa saja. Tapi bagiku ini sulit untuk dipahami. Kuakui aku ingin kembali merasakan saat itu, saat kita selalu bertiga menghabiskan waktu bersama. Yah, aku sadar, kita memiliki jalan kehidupan yang berbeda-beda. Kita memiliki kesibukan yang berbeda dan masalah yang berbeda. Tapi, salahkah aku meminta untuk kita bisa menciptakan suasana itu kembali? Bisa dibilang itu sedikit mustahil. Yah, aku tahu aku sadar itu sulit bagi kita.

Mungkin itu salahku, karena aku tidak bisa mempertahankannya. Aku kalah dengan orang-orang keempat, kelima, keenam, dan seterusnya yang menjadi pengganti kita masing-masing. Tapi, bisakah kita masih saling menyapa? Saling menanyakan kabar? Dan berkumpul sekali saja? Aku tahu mata itu melihatku saat kita tidak sengaja berpapasan, tapi bisakah buang pandangan itu tidak terjadi? Aku sedih, seolah-olah kita tidak pernah saling mengenal.
at Taman Sangkareang, Mataram

Mungkin benar “Sahabat itu ada saat kita TERJATUH dan TERPURUK”. Jujur aku sebenarnya sangat mengharapkan kedatangan kalian saat aku sakit, tapi itu tidak terjadi. Mungkin kalian sibuk, hingga tidak sempat menjengukku. Aku yakin ada banyak alasan yang membuat kalian terpaksa tidak menjengukku. Oke, lupakan hal itu. Maaf, atas semuanya. Ini hanya tulisan tidak penting yang aku tulis untuk menumpahkan perasaanku. Maaf, jika kalian tidak berkenan. Satu hal yang aku ingin kalian tahu, aku akan selalu sayang kalian dan mengharapkan yang terbaik untuk kalian. Aku yakin aku kuat tanpa kalian, karena aku punya sahabat-sahabat yang lain. Tapi, bisakah aku masih memanggil kalian sahabat?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar